Oh.. masih ada Belenggu ruang cinta
Meresap kini di dinding zaman
Mencoba – coba kikis naluri
Agitasi murahan yang ada lagi
Mohon acuhkan Palingkan muka
Oh.. memang dunia
Buramkan satu logika
Seolah – olah hidup kita ini
Hanya ternilai sebatas rupiah
Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya itu bukan dogma
Katakan!! pada Mama
Cinta bukan hanya harta dan tahta
Pastikan!! pada semua
Hanya cinta yang sejukkan dunia
(Bukan itu Mama… Bukan itu Papa… 2x)
Oh.. cukup Siti Nurbaya
Yang mengalami Pahitnya dunia
Hidupku kamu dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang ‘kan tertempuh

OK – T2
seadainya kau bilang saja padaku apa yang kau rasakan tanpa harus kau diam dan diam lagi buat ku tak mengerti kau datang dan pergi seperti sibuk sendiri kau suka ku suka tapi berputar putar aku bingung sendiri melihat mu
Bukan Saatnya – ADA Band
Serba salah ku jadinya Bagaimana menolak .. dia tetap tawarkan cinta Untukku .. Ini salah itu salah Habis alasan menghalau Ingin rasanya diriku menerima cinta Namun hatiku ragu Bingung pikirkan caranya Pusing pikirkan tingkahnya Bukan waktunya kita bicara
Jangan Datang Malam Ini – Padi
Kau datang mengejutkan diriku Menikam hatiku...detak jantungku Sesungguhnya ku tak inginkan dirimu Disaat ini...ditempat ini... Dipelupuk hatiku melupakanmu Di pusara jiwaku Pernah ku memiliki Kisah tersembunyi dalam hidupku (Mengapa) kau harus datang disini (Malam ini) tak bisa aku hindari (Maafkan)
Dewa & Si Mata Uang – Dewa
Ku berjalan melintas dipinggir angan Ku temui tlapak kaki uang Yang terlukis acak sepanjang ingatan Cumbumu itu melepas tanda tanya Yang merasuk dalam makna Sebuah dosa yang terlupa Tersekap dalam jerat Dewa tlah mengutukmu Karena mata uangmu Dewa
Emotional Love Song – Dewa
Jangan sakiti ku lagi Mungkin aku bisa pergi Pergi untuk selamanya Dan mungkin tak kan kembali Belum cukup sembuh hati ku ini Dari luka yang kau tikam ke jantungku Sudah kamu lukai nya lagi Sudah kamu hancurkan





